6 Pebisnis Muslim Sukses Asal Indonesia yang Pantas Diteladani

Dibanding bulan-bulan yang lain, Ramadan benar-benar mulia dengna berbagai Pebisnis Muslim Sukses Asal Indonesia.

Pada bulan Ramadan berikut, muslim belajar untuk meredam nafsu sekalian mempertebal keimanannya. Pada bulan Ramadan berikut, semua dosa-dosa diampuni sekalian bermacam usaha mendapati jalan terhebat.

Pebisnis Muslim Sukses Asal Indonesia

Tidaklah aneh jika Ramadan pada akhirnya jadi peristiwa pas untuk ‘menggembleng’ psikis seorang.

Mereka dengan psikis yang kuat, pasti dapat merealisasikan mimpinya. Hal itu yang telah sukses dilaksanakan deretan pebisnis Islam di bawah ini. Tercipta sebagai muslim, mereka menunjukkan jika kemauan kuat dan lagi menyerah diri kepada-Nya ialah kunci keberhasilan. Siapa saja mereka? Yok mengenali satu-satu pebisnis muslim sukses adal Indonesia di bawah ini!

Baca Juga: Cerita Inspiratif Desainer Indonesia

Cerita 6 Pebisnis Muslim Sukses Asal Indonesia yang Memberikan inspirasi

1. Garibaldi Tohir

Adaro Grup adalah perusahaan batu bara paling besar di Indonesia yang rupanya dipunyai oleh pebisnis muslim namanya Garibaldi Tohir. Berawal dari keluarga kaya raya tidak membuat saudara Erick Tohir ini bermalas-masalan. Pria berumur 54 tahun yang sering disebutkan Boy Tohir inipun dilawan si ayah tidak untuk jadi pegawai habis kuliah S2 dari Amerika Serikat.

Boy mulai usaha property di tahun 1991 yang terancam tidak berhasil. Secara paralel, Boy mengawali usaha batubara yang kembali lagi tidak berhasil. Kritis moneter 1998 membuat Boy hadapi perselisihan tanah dan mempunyai utang perusahaan capai USD 13 juta (sejumlah Rp 187 miliar). Tidak kapok, Boy membangun PT WOM Finance yang kembali lagi terserang credit macet. Enam tahun lama waktunya, Boy berusaha dengnan WOM yang terancam pailit.

Tetapi taktik perusahaan dan membaiknya pemasaran motor membuat WOM dapat bertahan. Bahkan juga BII juga ketarik beli WOM pada harga USD 150 juta (sejumlah Rp 2,1 triliun). Penghasilan itu membuat Boy beli Adaro Grup dari tangan orang asing. Perkembangan ekonomi China yang cepat memberi dampak positif ke Adaro sebab keinginan batubara bertambah. Dengan hartanya sekarang yang sentuh Rp 24 triliun, Boy juga meniti usaha start up melalui program Umma untuk menolong umat Islan di Indonesia jadi individu yang lebih bagus.

2. Achmad Zaky

Dapat disebut jika Achmad Zaky ialah pebisnis muslim Indonesia di bagian e-commerce paling sukses. Lewat bukalapak.com, Zaky ikut dalam membuat cuaca berbelanja online. Telah mengenali dunia tehnologi semenjak SD, Zaky pernah memenangi gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bagian computer.

Sarjana Tehnik Informatika di ITB inipun memenangi bermacam persaingan TI, membuat software MobiSurveyor sampai beasiswa ke Kampus Oregon State, Amerika Serikat. Lulus dari ITB, Zaky sempat membangun perusahaan layanan diskusi tehnologi namanya Suitmedia. Baru pada 2010 saat dianya berumur 24 tahun, Zaky membangun bukalapak.com.

Mempunyai mimpi memajukan UMKM melalui internet, cuman dalam kurun waktu satu tahun saja telah ada lebih dari 10 ribu pedagang kecil tergabung di bukalapak.com. Sembilan tahun berjalan, bukalapak.com jadi salah satunya marketplace paling besar di Indonesia yang datangkan bermacam investor baik luar dan dalam negeri.

3. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung (CT) kemungkinan ialah pebisnis muslim paling sukses sekalian paling kaya di Indonesia. Pemilik dan pendiri CT Grup ini mempunyai gurita usaha di bawah tangannya mulai usaha media, retail, pola hidup, keuangan, property sampai selingan. Berdasar Forbes, harta CT di tahun 2018 sentuh USD 3,8 miliar (Rp 54,7 triliun).

Keberhasilan itu terang didapat CT tidak gampang. Semenjak kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Kampus Indonesia, CT telah jualan buku dan tawarkan layanan photo copy. Lulus kuliah, CT sempat menjalankan bisnis alat kedokteran tetapi pailit. Ia juga mengawali usaha konstruksi yang terbengkalai di tengah-tengah jalan dan terancam pailit juga.

CT juga mengganti haluan pabrik konstruksi itu jadi pabrik sepatu dan membangun Beberapa Grup tahun 1987. Dari sana Beberapa Grup menggantikan bank Karman (pada akhirnya jadi bank Mega) yang terancam pailit pada 1998. Dari situlah, CT Grup lagi berkembang sampai mempunyai Trans Media Grup, detik.com, Carrefour, TransMart, TransStudio, TransHotel dan yang lain.

4. Hendy Setiono

Hendy Setiono ialah pendiri sekalian pemilik salah satunya usaha waralaba makanan paling sukses di Indonesia, Kebab Turki Baba Rafi. Selain itu Hendy mendapatkan gagasan ini saat melancong ke Qatar dan menyaksikan banyak pedagang kebab. Menyaksikan kesempatan kulineran Islam di Indonesia, Hendy juga bekerja bersama dengan Hasan Baraja. Lewat modal empat juta rupiah, mereka juga mengawali Kebab Turki Baba Rafi di tahun 2003 di Jakarta dan baru mempunyai dua buah gerobak.

16 tahun berjalan, Kebab Turki Baba Rafi sekarang jadi waralaba yang mengagumkan sukses. Diawali dari 2 gerobak, pria yang sekarang berumur 36 tahun itu telah mempunyai lebih dari 1.200 toko di semua Indonesia. Bahkan juga beberapa salah satunya menyebar di luar negeri seperti Malaysia, Filipina, China dan Sri Lanka.

5. Nadiem Makarim

Di tahun 2010 saat dianya berumur 25 tahun, Nadiem Makarim meniti GO-JEK dengan membuat call center ojek untuk menghadapkan ojek paling dipercaya dengan calon penumpang. Keberhasilan Uber membuat ketertarikan akan start up ride share naik dan digunakan benar oleh Nadiem. GO-JEK juga sukses menggandeng NSI Venture dan Nadiem lakukan bermacam perombakan seperti meningkatkan program dan menambahkan jumlah driver jadi beberapa ribu. Diakhir 2014, program GO-JEK juga selesai dan mulai di-launching di awal 2015.

7 bulan berjalan, program GO-JEK telah didownload sampai lebih dari 700 ribu kali. Dalam kurun waktu 2 bulan saja, melejit jadi 3,7 juta unduhan dan diakhir 2015, tembus 10 juta kali unduhan. Di 2016, GO-JEK mendapatkan investasi raksasa dan membuat jadi salah satu start up asal Indonesia dengan status Unicorn. Pada 2018, GO-JEK telah bekerja di lebih dari 60 kota se-Indonesia, Singapura dan Vietnam. Ini membuat Nadiem mempunyai kekayaan seputar USD 100 juta (sejumlah Rp 1,4 triliun).

6. Elang Gumilang

Apa menurut Anda usaha property cuman dapat dilaksanakan oleh mereka non muslim? Karena itu salah besar. Sebab Indonesia mempunyai seorang pebisnis muslim yang sukses besar di bagian property namanya Elang Gumilang. Pria kelahiran 6 Oktober 1985 ini telah menjalankan bisnis semenjak umur muda, persisnya dengan usaha jualan donat saat kelas tiga SMA lalu beragam usaha di kursi kuliah.

Sampai pada akhirnya saat kuliah semester enam, Elang telah mempunyai mobil dan rumah individu. Elang juga meretas mimpi pengin membuat tempat tinggal buat mereka yang berpendapatan rendah. Bermodalkan Rp 340 juta hasil utang, Elang memulai mimpinya. Jual rumah di range beberapa puluh juta rupiah per unit, Elang bahkan juga telah mempunyai 13 project perumahan dalam kurun waktu enam tahun saja.

Sekarang Elang yang akan berumur 34 tahun di 2019, telah raih pendapatan fenomenal karena Elang Grup yang meningkatkan tempat tinggal komersil. Tidak bermain-main, omzet property yang menyebar di Bogor ini telah capai Rp 55-56 triliun di tahun 2018 lalu.

Wah, benar-benar mengagumkan sekali bukan perjalanan usaha ke enam pebisnis di atas? Menggenggam tegar agama Islam sekalian masih usaha optimal membuat mereka sanggup mengantongi kekayaan yang fenomenal. Untuk itu untuk Anda calon-calon pelaku bisnis hari esok, jangan sampai meleng dalam membaca kesempatan dan memanfaatnya jadi sebuah usaha memberikan keuntungan. Masih semangat, selalu belajar dan tidak boleh stop meminta ke Allah SWT. Mudah-mudahan di Ramadan selanjutnya, Anda semakin sukses!