Daftar CEO di Indonesia Prestasi Mengagumkan!

Daftar CEO di Indonesia Yang Bisa dibuktikan Punyai Prestasi Mengagumkan!

Daftar CEO di Indonesia – Prestasi anak muda jaman saat ini harus dapat acungan jempol. Karena periode muda yang semestinya dihabiskan untuk bersenang-senang.

Malahan dipakai untuk mengeruk dan meningkatkan kekuatan diri, bahkan juga ada yang sampai punyai perusahaan sendiri walau sebenarnya umurnya masih 23 tahun.

Daftar CEO di Indonesia Prestasi Mengagumkan!

Luar biasa, kan? Ini maknanya kamu tak perlu menanti sampai 40 tahun lama waktunya untuk bisa saja orang sukses, jika kamu punyai nyali yang tinggi, kamu dapat sukses di umur 20-an seperti beberapa Daftar CEO Indonesia di bawah ini.

1. Hamzah Izzulhaq, Pendiri Hamasa Corporation

Pria kelahiran Jakarta tahun 1993 ini barusan berulang-ulang tahun di Bulan April tempo hari, tetapi dianya telah mempunyai perusahaan sendiri yang dinamakan CV Hamasa Indonesia.

Baca Juga: Cerita Inspiratif Bos Maicih

Sebelumnya, Hamzah cuman iseng tergabung di usaha franchise tuntunan belajar namanya Bintang Jalan keluar Berdikari. Tetapi makin lama, ia sadar jika usaha ini sesuai passion-nya dan dapat datangkan untung yang besar.

Jadi tidaklah aneh jika usaha yang ditekuni Hamzah makin lama makin bertambah besar. Sekarang Hamzah juga mengembangkan sayap di usaha sofabed. Tahukah kamu berapakah omzet yang dapat ia peroleh? Rp360 juta. Fenomenal!

2. Diajeng Lestari, Pengurus E-Commerce HijUp

Wanita kelahiran Bekasi pada 17 Januari 1986 ini mulai membuat e-commerce kepunyaannya semenjak tahun 2011.

Perlahan-lahan tetapi tentu, jumlah pengunjung yang belanja pada usaha e-commerce yang Diajeng urus makin bertambah. Menariknya kembali, situs HijUp pernah lakukan export ke 50 negara yang berada di dunia. Kurang luar biasa apa lagi?

3. Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak

Siapakah yang tidak mengenal situs Bukalapak? Salah satunya situs e-commerce yang menyukai membagi-bagi promosi menarik ini masuk ke deretan 5 daftar e-commerce paling besar yang berada di Indonesia. Saat sebelum mempelajari usaha e-commerce, Achmad Zaky pernah mempelajari usaha kulineran mie ayam, tetapi sayang usaha yang ia tekuni alami kemunduran. Tetapi ketidakberhasilan yang dirasakan Zaky tidak membuat semangatnya sirna. Dianya masih usaha mempelajari dunia usaha sampai pada akhirnya dapat sukses bersama Bukalapak.

4. Veronika Linardi, Sang Elok yang Mengenalkan Situs Qerja

Bila kamu senang browsing peluang kerja dari interne, Qerja.com jadi situs yang tersering tampil. Dibalik info sekitar peluang kerja yang berada di situs ini, rupanya ada wanita elok yang dengan murah hati membantu kamu saat cari kerja. Namanya ialah Veronika Linardi.

Situs Qerja.com yang diatur oleh Veronika sah berseluncur di dunia internet semenjak tahun 2015. Usaha ini juga makin sukses karena suntikan dana yang pernah ia peroleh pertama kalinya meningkatkan situs ini.

5. Reza Nurhilman, Pria Ganteng Dibalik Keberhasilan Keripik Maicih

Berlibur ke Bandung rasanya kurang komplet jika tidak bawa oleh-olehan uniknya yakni Keripik Maicih. Pernah dengar nama keripik ini? Rupanya Reza Nurhilman jadi figur yang paling punya pengaruh pada usaha jajanan enteng ini sebab Reza ialah pendiri sekalian presiden untuk perusahaan Maicih.

Dengan bekal modal Rp15 juta, Reza Nurhilman dengan nekad buka usaha keripik. Usaha keras dan usaha yang ia beri untuk upayanya rupanya berbuah manis. Sekarang Reza dianggap sebagai salah satunya yang masuk dalam Daftar CEO tersukses di Indonesia yang sanggup raih omzet sebesar Rp900 juta /bulan.

6. Kevin Aluwi, Co-Counder Sekalian CFO GoJek Indonesia

Telah pada mengenal kan sama program ojek online namanya Gojek? Pertama kalinya dengar nama GoJek, kamu akan terpikir dengan figur Nadiem Makarim, seorang pria yang sukses membangun program GoJek. Kecuali Nadiem Makarim, rupanya ada nama pria yang lain terlibat dalam peningkatan program gojek. Ia ialah Kevin Aluwi, figur pria yang hoby main Dota dan Konter Strike.

Karena kontributor Kevin pada peningkatan Gojek, dianya pernah masuk ke daftar kelompok 30 Under 30 Asia versus majalah Forbes. Dianya dipandang sebagai figur yang mempunyai dampak besar dalam peningkatan dan pendayagunaan tehnologi.

7. Ferry Unardi dengan Traveloka

Nama Ferry Unardi kemungkinan tidak sepopuler nama usaha yang ia dirikan, Traveloka. Pria dari Padang yang dahulu kuliah di jalur Computer Science and Engineering tidak sia-siakan pengetahuan yang ia peroleh sepanjang duduk di perguruan tinggi. Ini ditunjukkan dengan kesuksesannya Ferry membangun perusahaan startup namanya Traveloka.

Usaha ini mulai bekerja semenjak tahun 2012 lalu saat dianya barusan memijakkan usia 23 tahun. Karena hadirnya situs booking ticket seperti Traveloka, warga tak perlu berusaha susah payah reservasi ticket saat akan lakukan perjalanan. Terima kasih Pak Fer!

8. M. Alfatih Timur

Saat dia berusia 28 tahun, dia sudah sukses membangun sebuah basis supaya beberapa orang bisa menggalang dana dan menyumbang secara gampang. Tiap bagiangan dana lewat Kitabisa.com akan dikurasi dan diawasi, hingga bantuan dari beberapa donatur bisa tersalurkan dengan tepat.

5. Benny Fajarai

Benny Fajarai adalah CEO muda yang sempat membangun Kreavi dan Qlapa. Saat ini, dia adalah salah satunya pendiri dari Lifepal, perusahaan marketplace asuransi yang mempunyai website berkenaan keuangan individu. Dengan deretan prestasi yang dia punyai, lumrah saja jika dia jadi salah satunya CEO muda Indonesia yang masuk di dalam perincian “30 Under 30 Asia” versus majalah Forbes.

7. Fransiska P.W. Hadiwidjana

Fransiska P.W. Hadiwidjana adalah CEO muda Indonesia yang sukses masuk di dalam perincian “30 Under 30 Asia” versus majalah Forbes. Dia ialah CEO dan pendiri dari Prelo, sebuah basis jual-beli barang sisa orisinal bermutu di Indonesia.

Fransiska adalah alumnus dari Institut Tehnologi Bandung jalur IT yang dipilih mengikut program Singularity University Graduate Studies 2012 di Amerika Serikat. Dengan segudang prestasi baik dari pengajaran atau usahanya, patut saja dia masuk di dalam barisan “30 Under 30 Asia” majalah Forbes.

8. Reynold Wijaya

Reynold Wijaya adalah CEO dan salah satunya pendiri dari Modalku yang baru berumur 29 tahun. Modalku adalah basis pinjaman modal paling besar untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Lewat utang yang diberi, Modalku memungkinkannya banyak UMKM di semua Indonesia untuk lebih gampang berkembang.

9. Leonika Sari

Leonika Sari adalah CEO dan pendiri dari startup Reblood, situs dan program yang memudahkan orang untuk mendonor darah. Di Reblood, pengunjung bisa menyaksikan info tentang donor darah di Surabaya dan Jakarta, dimulai dari tempat, agenda, dan info yang lain.

Wanita asal Surabaya yang pernah mengikut bootcamp kewiraswastaan di Massachusetts Institute of Technology ini sukses membangun dan meningkatkan Reblood di umur yang cukup belia. Pada tahun 2017, Reblood sukses memperoleh penghargaan sebagai Startup opsi Tempo.

10. David Christian

David Chrisitian ialah pendiri dan CEO dari Evoware, startup yang sediakan perlengkapan makan ramah lingkungan. Evoware menghasilkan gelas, tempat makan, dan perlengkapan makan memakai rumput laut, hingga bisa dikonsumsi dan semakin lebih ramah lingkungan.

Dalam usaha memakmurkan petani rumput laut di Indonesia, Evoware memberikan training untuk menanam rumput laut bermutu yang nanti akan dipakai untuk memproduksi. Pada tahun 2018, design paket Evoware sukses memenangi innovation price dari “Circular Desain Challenge” yang diadakan oleh The New Plastics Economy.

11. Anugrah Pakerti

CEO muda Indonesia yang paling akhir ialah Anugrah Pakerti, pendiri dari Avo Innovation Technology. Avo Innovation Technology menjalankan merek make-up dan skincare ramah lingkungan, Avoskin, yang bekerja semenjak tahun 2014.

Tidak cuman ramah lingkungan, Avoskin memakmurkan petani lokal lewat cara beli bahan khusus untuk produk make-up dan skincare dari mereka. Pada tahun 2020 ini, Anugrah Pakerti sukses masuk di dalam perincian “30 Under 30 Asia” majalah Forbes.

Usaha dan Kerja Keras Akan Menghasilkan Hasil Optimal, Yakinlah!

Bila sejauh ini kamu memikir jika sukses itu 100% mutlak sebab takdir, kamu salah besar. Karena keberhasilan tersebut tiba dari tekad diri kita yang disertai dengan usaha dan usaha keras. Bila kamu pengin sukses, gunakan semua kekuatan yang ada pada diri kamu. Bangun mimpi dan kesuksesan-mu sedini kemungkinan siapa tahu diri kamu masuk ke barisan orang yang punya pengaruh di Indonesia atau di dunia sekian tahun setelah itu. Jika seseorang dapat, mengapa kamu tidak? Good luck!